Bata tahan api

CV.Mekar jaya technic menjual Bata tahan api (Fire Brick), semen tahan api (mortar) dan semen cor tahan api (castable)

fire brick local
Fire brick Import

Bata tahan api atau batu tahan api (fire brick) digunakan untuk aplikasi di dalam ruang bakar atau furnace untuk boiler, oven, kiln, dryer, heating furnace, burner dan lain-lain.

Dalam pemasangannya batu tahan api memerlukan mortar clay atau semen tahan api untuk merekatkan. Sedangkan pada bagian yang tidak bisa dipasang dengan batu tahan api digunakan castable dengan cara dicor, misalnya pada bagian pintu, bentuk lubang-lubang, dinding yang miring.

Untuk luas dinding 1 meter persegi memerlukan batu tahan api :

1. 140 buah dengan tebal dinding 230 mm,

2. 70 buah dengan tebal dinding 115 mm,

3. 35 buah dengan tebal dinding 65 mm.

Sedangkan kebutuhan mortar biasanya 270 kg untuk pemasangan 1000 buah batu tahan api. Sedangkan untuk kebutuhan castable bisa di lihat di tabel data teknik castabel

PROSEDUR PEMASANGAN BATA TAHAN API

Mengingat bata tahan api memiliki bobot yang cukup berat, alangkah baiknya meletakkan batu tahan api sedekat mungkin dengan tempat pemasangan.

Tidak ada perlakuan khusus terhadap batu tahan api ini, tapi yang perlu diperhatikan adalah mortarnya. Ketebalan maksimum yang disarankan adalah 2 mm tidak boleh lebih.

Jika menggunakan fire mortar berikut cara mencampurnya dengan air:

    • Satu hari sebelum digunakan, rendamlah fire mortar ke dalam air dengan demikian air akan terserap pada mortar sehingga pencampuran akan lebih merata, atau
    • Masukkan mortar sedikit demi sedikit kedalam wadah semacam ember yang telah diisi air sebelumnya sambil diaduk menggunakan mixer sampai tercampur rata.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa bata tahan api tidak perlu direndam ke dalam air dulu sebelum dipasang. Jangan sekali kali menyiram bata tahan api atau bahan refractory lain dengan air untuk mendinginkan temperatur ruang bakar. Hal ini akan menyebabkan kerusakan permanen pada permukaan dinding refractory sebagai akibat penurunan suhu yang drastis.

Untuk mendinginkan cukup membiarkan FD Fan atau ID Fan tetap menyala. Biasanya dibutuhkan waktu sekitar 2-3 hari ruang bakar baru bisa dimasuki.

Selain menggunakan Fire mortar, bata tahan api dapat pula direkatkan menggunakan Air Setting Mortar. Air setting mortar tidak perlu dicampur air lagi, dapat langsung digunakan.

Pada bagian-bagian tertentu diperlukan adanya formwork (bekisting) sementara sebagai landasan awal agar batu tahan api tidak jatuh.